Arsip Tag: Tokoh Dalam Negeri

Biografi Ali Sadikin “Bang Ali” Mantan Gubernur Jakarta dengan Segudang Prestasi dan Kontroversi

Biografi Ali Sadikin “Bang Ali” Mantan Gubernur Jakarta dengan Segudang Prestasi dan Kontroversi

You Need – Kota mana yang masih berada dalam gugusan kepulauan Jawa tapi orang-orangnya tidak mau dikatakan orang Jawa, ya itulah Jakarta.

Jakarta merupakan salah satu pusat tatanan pemerintahan negara Indonesia yang mana menjadikan kota tersebut sangat maju. Hingga pada akhirnya membuat perebutan kekuasan untuk menjadi pemimpin kota metropolitan tersebut semakin mewarnai hampir seluruh stasiun televisi nasional, bahkan hingga channel TV internasional sebut saja BBC atau CNN.

Mungkin anak jaman now hanya kenal Foke, Jokowi-Ahok dan Anis-Sandi, padahal salah satu pemilik biografi dunia untuk gubernur kota Jakarta terlama sepanjang sejarah adalah Ali Sadikin.

Salah satu mantan anggota militer ini lah yang tercacat sebagai ‘penguasa’ paling lama kota Jakarta. Untuk itu, yuk anak jaman now, kita bernostalgia sedikit mengenang tentang biografi dunia beliau secara mendalam, sehingga dapat menambah pengetahuan bahwa pernah ada seorang pemimpin kota yang tegas dan berani selain para pahlawan revolusi.

Biografi Dunia Ali Sadikin Dapati Julukan De Tyger Van Cangkudu

Biografi dunia Ali Sadikin atau yang biasa disapa dengan Bang Ali oleh penduduk rakyat Jakarta ini lahir di Sumedang 7 Juli 1927, merupakan salah satu pemimpin angkatan bersenjata marinir angkatan laut diakhir jaman penjajahan.

Masa kecilnya dihabiskan disisi ayahandanya bernama R Sadikin yang menjadi kepala Land’bouw School (Sekolah Pertanian) di Tanjungsari yang sekarang telah berubah menjadi SPMA Tanjungsari.

Dalam biografi dunia, semasa kecil Bang Ali mendapatkan julukan dari orang Belanda sebagai De Tyger Van Cangkudu artinya adalah Harimau dari Cangkudu, karena di bangku HIS (Holland Indishe Scholl) dia sangat pintar, berani bertanya dan menentang gurunya kalau salah, dan sangat kritis tentang pendidikan
Dari Angkatan Senjata Marinir Akhirnya Jadi Korporat
Biografi dunia Ali Sadikin mencacat dia dilantik langsung oleh Presiden Soekarno menjadi penguasa Jakarta pada Kamis, 28 April 1966. Sebelumnya pada masa transisi orde lama ke menjadi orde baru, bang Ali merupakan pemimpin dalam bidang militer angkatan laut, gelarnya saja sudah Letnal Jendral KKO-AL.

Selain ahli dalam bidang militer, biografi dunia Ali Sadikin juga mencacat bahwa ia merupakan anggota staf Waperdam dalam bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan, hal itulah yang menjadi Keputusan Presiden Nomer 82 Tahun 1966 karena prestasi Ali Sadikin dalam bidang non militer dianggap cukup dan mampu memimpin Jakarta.

Stempel Presiden Soekarno Untuk Ali Sadikin

Pada tulisan biografi Ali Sadikin mencatat bahwa dirinya mendapatkan label koppig atau keras kepala melalui statement dari Presiden Soekarno pada saat pelantikannya, “semua akan selalu mengingatnya, inilah yang telah dilakukan oleh Ali Sadikin. Dit heft Ali Sadikin gedaan”. Dan itu memang terbukti, begitu keras dan beraninya Ali Sadikin dalam pemerintahannya dalam melakukan rombak besar-besaran untuk membangun Jakarta. Bahkan dalam biografi dunia ada sebuah kisah tentang keras kepalanya Ali Sadikin dengan menelurkan ide-ide kontroversi yang berakhir dengan sanjungan dan membesarkan namanya hingga sekarang dan masuk sebagai salah satu orang yang berpengaruh di dunia.

Prestasi dan Jabatan-Jabatan Ali Sadikin
Biografi Ali Sadikin “Bang Ali” Mantan Gubernur Jakarta dengan Segudang Prestasi dan Kontroversi
Biografi Ali Sadikin “Bang Ali” Mantan Gubernur Jakarta dengan Segudang Prestasi dan Kontroversi

Sebagai Gubernur Jakarta, dalam cerita biografi dunia mencatat dirinya menjabat sebagai Letnan Jendral KOO dalam dunia marinir dalam masa dinas 1945-1966, dalam bidang politik sebagai Perhubungan Laut Indonesia 1963-1966, terakhir Gubernur Jakarta masa dinasnya 1966-1977, sedangkan untuk jabatan olahraga biografi dunia memberitakan bahwa Ali Sadikin pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI dari tahun 1977-1981. Dalam dalam masa jabatan sebagai Gubernur Jakarta, bang Ali melihat jasa tokoh betawi yang berjasa dalam memerdekakan Indonesia sehingga ia membuat proyek pembangunan lingkungan dengan nama Proyek MH Thamrin, dan hingga sekarang jalan nama protokol MH Thamrin masih terpampang jelas di ibukota Jakarta.

Tidak hanya proyek MH Thamrin yang sukses, tapi biografi dunia mencatat keberhasilan seorang Ali Sadikin dalam pembangunan lain contohnya Taman Ismail Marzuki, Ancol, Ragunan, dan lain sebagainya. Biografi dunia Ali Sadikin dalam bidang seni tidak lupa juga Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair ini juga merupakan program seni dari beliau.

Kontroversi Kebijikan Ali Sadikin

Dalam kepemimpinan seorang penguasa, biografi dunia Ali Sadikin tidak melulu mendapatkan pujian namun juga caci maki, karena memang beberapa kebijakan dan sifat kontroversinya yang membuat dirinya jadi bulan-bulanan media pada saat itu.

Dalam sebuah kisah dia berani menentang Menteri Keuangan Ali Wardhana dengan tidak mau membayar pajak, biografi dunia juga mencatat dirinya juga berani melegalkan tempat perjudian Togel Online dan protistusi di Kramat Tunggak, yang paling mengerikan dia memerintahkan pembakaran jenazah supaya lahan pemakaman dapat dimanfaatkan untuk pembangunan kota Jakarta, kontroversi tersebut bukan tanpa alasan tapi memang saat transisi sebuah negara kas kota Jakarta minim sekali.

Biografi dunia Ali Sadikin dalam pandangan politiknya dia terpaksa untuk mengetuai partai Golkar dan dengan bangga akhirnya dia berkata bahwa dirinya adalah Golkar. Namun pada sebuah ayat di biografi dunia Ali Sadikin, dia menambahkan “sebagai gubernur, saya tetap gubernurnya semua partai”.